cantikqq - Jakarta.Di pertengahan tahun 2017 ini. Ganesa Perkasa Films siap merilis film pertama Intenasional production berjudul “Bukan Cinta Malaikat”, hasil kolaborasi dengan produksi film Malaysia, Ace Mation Pictures.
Film bergenre drama religi ini mengangkat kisah percintaan seorang relawan Muslim Care asal Bandung yang sedang bertugas di Timur Tengah. Untuk mendukung ceritanya, Film “Bukan Cinta Malaikat” melakukan syuting di Mekkah, Madinah serta Trengganu (Malaysia) dan Bandung. Film “Bukan Cinta Malaikat” menghadirkan landscape-Eandsape Mekkah dan Madinah yang ditayangkan lebih detail dan indah, yang belum pernah ditampilkan di film-film Indonesia sebelumnya.
“Sesuai visi, Ganasa Perkasa Films, kami ingin menghadirkan film yang bermanfaat dan bisa menghibur bagi para penonton Indonesia. Cerifa di film ini begitu kuat dan menarik, sehingga kami untuk tanggung-tanggung untuk melakukan syuting di Mekkah dan Madinah serta menghadirkan keindahan Mekkah dan Madinah lebih detail,” jelas Chandir Bhagwandas.
Untuk menggarap film ini, Ganesa Perkasa Films memberikan kepercayaan kepada dua orang sutradara, satu asal Malaysia dan Indonesia. Film “BUkan Cinta Malaikat” ini disutradarai oleh salah satu sutradara terbaik Malaysia, yaitu Azis M. Osman. Sementara, dari Indonesia dipercayakan kepada sutradara muda berbakat, Hardanius Lorobu.
Untuk para pemain, film “Bukan Cinta Malaikat” juga menghadirkan bintang-bintang papan atas dari kedua negara. Dari Indonesia, Film Bukan Cinta Malaikat diperankan oleh Fachri Albar. Donita, Dewi Irawan, Joshua Pandeleki. Iqbal Pakula. Edi Brokoli. Dewi Amanda dan sebagainya. Tidak hanya itu, dari Malaysia ada, Nora Danish dan Ashraf Muslim.
”Film “Bukan Cintra Malaikat” akan saraf dengan adegan-adegan yang membuat perasaan penonton terhanyut. Para pemeran film ini, berhasil memberikan totalitas acting yang baik sehingga akan membuat para penanton terbawa emosi ketika menonton film ini. Kisah film ini juga tidak mudah ditebak, mata penonton akan terpaku pada layar bioskop selama kurang lebih 94 menit,”ujar Azis M. Osman.
Film “Bukan Cinta Malaikat menceritakan kisah seorang relawan asal Indonesia sedang bertugas di wilayah kanflik di Timur Tengah. Saat sedang berada di Madinah, Reyhan menolong seorang perempuan asal Malaysia bernama Dewi (Nora Danish) yang sedang melakukan perjalanan umroh. Namun, Dewi secara tak sengaja tertangkap karena dikira penggunjung gelap. Dan, Reyhan berhasil menolong Dewi. Sebaliknya, Dewi berbalik menyelamatkan Reyhan ketika pemberontak di Timur Tengah hendak menembak Reyhan.
Sejak pertemuan itu, Reyhan merasakan benih cinta dalam dirinya. Ia menaruh hati pada Dewi Belum pernah ia bertemu dengan perempuan seperti Dewi. Reyhan pun mengejar Dewi ke Malaysia untuk menyatakan cintanya dan melamar Dewi.
Namum, cinta Reyhan tak berjalan mulus. Dewi telah memiliki kekasih bernama Adam (Ashraf Muslim) Sementara, di Bandung, seorang teman kecil Reyhan bernama Aliyah (Donna), mengharapkan cinta pada Reyhan
Cobaan demi cobaan datang Silih berganti menguji cinta Fachri dan Nora. Menguji ketaataan Iman Reyhan dan Dewi. Reyhan yang telah bertemu dengan Dewi di tanah suci, masihkah meningat Allah? Bagaimana kelanjutan cinta Reyhan dan Dewi?
“Kami berharap. setelah menonton film “Bukan Cinfa Malaikat”, penonton Indonesia dan Malaysia dapat mengambil manfaat pesan moral dari film inn. Samoga bermanfaat. Jayalah film Indonesial,” jelas Chandir Bhagwandas.
Film “Bukan Cinta Malaikat” akan tayang secara serentak dibioskop-bioskop Indonesia pada 13 Juli 2017. Selanjutya, film ini juga akan tayang di Malaysia(dbs)











0 komentar:
Post a Comment